STRATEGI PENGAMALAN TIGA PILAR BUDAYA CIANJUR “NGAOS, MAMAOS, MAENPO” DI KABUPATEN CIANJUR

Authors

  • Irdan Muhammad Ramdhan Politeknik STIA LAN Bandung, Indonesia
  • Edah Jubaedah Politeknik STIA LAN Bandung, Indonesia
  • Septiana Dwi Putrianti

DOI:

https://doi.org/10.31113/jmat.v6i2.127

Keywords:

strategi, budaya, cianjur

Abstract

Budaya merupakan refleksi perilaku nyata masyarakat yang terwujud dalam hasil cipta, rasa, dan karsa yang dapat dikenali oleh pancaindra maupun rasionalitas. Penelitian ini mengangkat permasalahan utama mengenai tantangan pelestarian Tiga Pilar Budaya Cianjur, yaitu Ngaos, Mamaos, dan Maenpo, di tengah arus modernisasi dan kemajuan teknologi yang berpotensi mengikis nilai-nilai kearifan lokal. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor-faktor penghambat serta merumuskan strategi penguatan pengamalan Tiga Pilar Budaya di Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan adalah etnografi dengan pendekatan kualitatif berparadigma postpositivisme, melalui teknik observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan lemahnya regenerasi, rendahnya minat generasi muda, keterbatasan SDM pengajar Maenpo, serta kurangnya pemahaman nilai filosofis, seni, dan kesehatan yang terkandung dalam tradisi tersebut. Dari sisi kebijakan, meski terdapat payung hukum berupa Peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2020, implementasi belum didukung instrumen operasional yang rinci dan sistematis. Rekomendasi penelitian menekankan perlunya pemerintah daerah dan DPRD menyusun kembali strategi pemajuan berbasis anggaran dengan mekanisme check and balance, meningkatkan kualitas SDM kebudayaan, memasukkan muatan lokal ke dalam kurikulum sekolah dan pesantren, mengembangkan budaya sebagai basis ekonomi inklusif, hingga merumuskan Rencana Aksi Daerah sebagai turunan Perda. Simpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan Tiga Pilar Budaya Cianjur memerlukan kebijakan taktis, kolaboratif, dan terintegrasi dalam pembangunan daerah.

References

Al Rasyidin. 2012. Falsafah Pendidikan Islami: Membangun Kerangka Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Praktik Pendidikan. Bandung: Citapustaka Media Perintis.

Alisjahbana, S. T. 2008. Seni dan Sastra: di tengah-tengah pergolakan masyarakat dan kebudayaan (Cetakan Kedua). Jakarta, PT. Dian Rakyat.

Aryanti, S., Sundawa, D., & Dahliyana, A. 2022. Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Tiga Pilar Budaya (Ngaos, Mamaos, Maenpo) Dalam Pembelajaran IPS dI SMP. Jurnal Pendidikan IPS Indonesia, 6(2).

Chatab, Nevizond. 2007. Diagnostic Management. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.

Dakir. (2010). Perencanaan Dan Pengembangan Kurikulum. Jakarta: Rineka Cipta.

Dayaksi & Yuniardi, S. (2008). Psikologi Lintas Budaya. Malang: UPT Penerbitan Universitas Muhammadiyah Malang.

Dwiputrianti, S. 2025. Strategi Inovasi Dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Pendekatan Terapan Untuk Masa Depan. Bandung: Widina Media Utama.

Fakih, M. 2003. Analisis gender dan transformasi sosial. Pustaka Pelajar. Fandi Tjiptono. 2000. Strategi Pemasaran, Cet. Ke-II. Yogyakarta: Andi.

Francis Wahono. 2005. Pangan, Kearifan Lokal dan Keanekaragaman Hayati. Yogyakarta: Cindelaras Pustaka Rakyat Cerdas.

Haviland, W. A. 1985. Antropologi (Jilid 2). Jakarta Erlangga.

Hofstede, G. 1981. Culture's Consequences: International Differences In Work-Related Values. Beverly Hills, CA.: Sage.

Hofstede, G. J., & Minkov, M. 2010. Cultures and Organizations: Software of The Mind (3rd ed.). McGraw Hill Professional.

Ihgbal, M. 2017. Internalisasi Nilai Nilai Budaya Dalam Seni Mamaos di Tengah Era Globalisasi.

Koentjaraningrat. 1993. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Koentjaraningrat. 1998. Ilmu Antropologi. Jakarta: Bhatara

Kholis, N. 2003. Manajemen Berbasis Sekolah: Teori, Model, dan Aplikasi. Jakarta: PT. Gramedia Widiasmara Indonesia

Kurnia, I. 2017. Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Tiga Pilar Budaya Cianjur: Kajian di Desa Majalaya Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati.

Maryam, S. 2012. Menjawab Tantangan Global dengan Mengembangkan Potensi Lokal: Studi Kasus pada Budaya dan Literasi Masyarakat Cianjur.

Pace, R. W., & Faules, D. F. (2005). Komunikasi Organisasi Strategi Meningkatkan Kinerja Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Rinitami Njatrijani. 2018. Kearifan Lokal dalam Perspektif Budaya Kota Semarang. Gema Keadilan Edisi Jurnal, 5(1).

Rosidi, A. 2011. Kearifan Lokal dalam Perspektif Budaya Sunda. Bandung: Kiblat Buku Utama.

Sagala, S. 2013. Manajemen Strategik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suryadi, E. 2018. Strategi Komunikasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Sutrisno, E. 2010. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Yunus, E. 2016. Manajemen Strategis. Yogyakarta: Andi Offset.

Zamroni. 2013. Manajemen Pendidikan: Suatu Usaha Meningkatkan Mutu Sekolah

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Irdan Muhammad Ramdhan, Jubaedah, E., & Septiana Dwi Putrianti. (2026). STRATEGI PENGAMALAN TIGA PILAR BUDAYA CIANJUR “NGAOS, MAMAOS, MAENPO” DI KABUPATEN CIANJUR. Jurnal Media Administrasi Terapan, 6(2), 94–103. https://doi.org/10.31113/jmat.v6i2.127

Citation Check